Bio Farma Gandeng CEPI Kembangkan Teknologi Produksi Vaksin, Dapat Suntikan Dana Rp230 Miliar

Suparjo Ramalan
Bio Farma mengembangkan teknologi produksi vaksin terbaru, yakni viral vector dan mRNA. (Foto: istimewa)

Dia mengatakan, yang lebih penting lagi adalah kapabilitas dalam memproduksi vaksin mRNA yang diterapkan melalui kerja sama ini dapat memberikan percepatan dan keadilan akses vaksin bagi negara-negara di kawasan ASEAN ketika menghadapi ancaman wabah.

Bio Farma dan CEPI memastikan adanya dukungan atas ketersediaan produk dan meningkatkan kapasitas produksi vaksin untuk negara di kawasan Global South. Khususnya, pada kondisi wabah di masa mendatang dan menanggulangi ketidakmerataan akses terhadap vaksin seperti yang terjadi selama Covid-19. 

Selain itu, mendukung implementasi teknologi mRNA dan viral vector di fasilitas Bio Farma untuk pertama kalinya. Produk vaksin viral vector dan mRNA akan meningkatkan kemampuan perusahaan dalam memproduksi vaksin untuk melawan ancaman virus baru. Selain CEPI, pemerintah Indonesia juga turut serta dalam investasi pada program ini. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
3 bulan lalu

BPOM Pastikan Vaksin Tifoid Bio-TCV Aman Diberikan Mulai Bayi Usia 6 Bulan

3 bulan lalu

Vaksin Tifoid Pertama Buatan Indonesia Resmi Diluncurkan, BPOM Approved!

4 bulan lalu

Sama-Sama untuk Otak, Fungsi Vaksin Meningitis dan Japanese Encephalitis Berbeda

4 bulan lalu

Daftar Vaksin Dianjurkan untuk Orang Dewasa, Cegah Penularan Penyakit Berbahaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal