Bisnis e-Commerce Tak Bisa Terus Andalkan Diskon, Ini Strategi Bertahan Pascapandemi

Jeanny Aipassa
Ilustrasi e-commerce. (Foto: Freepik)

Itu sebabnya, meski tetap menggunakan promosi sebagai salah satu strategi, beberapa perusahaan e-Commerce tidak lagi hanya mengandalkan program diskon. 

Hal itu, disampaikan Yohanes pada acara HKSAR (Hong Kong Special Administrative Region) 25thAnniversary Business Conference: “Resilience and Vibrancy: Hong Kong, Indonesia, and the ASEAN”, pekan lalu.

Menurut dia, ada beberapa strategi yang dapat dilakukan e-Commerce agar saling mengisi sehingga pelanggan betah bertransaksi, meski tidak dengan promosi diskon. 

Strategi yang diterapkan antara lain: 

- Memberikan jaminan kemudahan dan kecepatan bertransaksi lewat beberapa layanan yang bisa dipilih pelanggan 

- Membidik pelanggan yang butuh jaminan kualitas dibandingkan potongan harga

- Melakukan seleksi ketat mitra penjual untuk memastikan produknya berkualitas

- Menjalin sinergi untuk membentuk komunitas e-Commerce

Yohanes mengungkapkan, dengan beberapa strategi mengelola pelanggan dan mitra secara efektif, kinerja Blibli tetap bertahan melewati satu dekade dalam berbisnis.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
26 hari lalu

Indonesia Dorong 4,4 Juta Pelaku Retail dan e-Commerce Tumbuh

1 bulan lalu

Berburu Fashion di Warehouse Lebih Memuaskan daripada Checkout di HP? Ini Faktanya!

2 bulan lalu

706.908 Tiket Kereta Api Terjual pada Libur HUT RI, Promo Diskon 17 Persen Diburu

2 bulan lalu

E-Commerce Indonesia Ekspansi Rambah Kawasan Asia Tenggara, Thailand Pasar Pertama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal