Bos Garuda Beberkan Perkembangan Restrukturisasi Utang

Aditya Pratama
Garuda Indonesia berusaha mempercepat proses restrukturisasi utang. (Foto: Okezone)

Di tengah proses itu, Garuda akan mengoptimalkan pendapatan dari penerbangan layanan kargo di masa penerapan PPKM. Menurut Irfan, layanan kargo internasional Garuda Indonesia masih tinggi terutama ke negara China.

"Seperti diketahui kita akan sangat fokus ke kargo dan prospeknya sangat baik, kita terus-menerus menyaksikan peningkatan jumlah kargo per penerbangan dan alhamdulillah beberapa penerbangan internasional kita baik itu ke negara China atau negara-negara lain saat ini diisi cukup banyak oleh kargo dengan jumlah yang sangat fenomenal," tuturnya.

Dia menambahkan, untuk tipe pesawat besar, Garuda Indonesia mampu mengangkut lebih dari 25 ton kargo setiap penerbangan. Oleh karena itu, dia memastikan layanan penerbangan kargo akan dioptimalkan.

"Dan kita terus monitor dari waktu ke waktu, saya secara pribadi ingin memastikan bahwa semua rute-rute yang kita terbangkan itu rute-rute yang profitable dan profitability itu akan berbasis dari kargo saat ini karena kita tentu saja belum bisa mengharapkan isian penumpang yang maksimal," ucapnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
2 hari lalu

Jasa Marga Raup Laba Bersih Rp2,7 Triliun hingga Kuartal III 2026, Pendapatan Naik 7,9 Persen

5 hari lalu

BNI Catat Laba Operasional Sebelum Pencadangan Rp27,5 Triliun, Tertinggi dalam Sejarah 

5 hari lalu

BNI Bukukan Laba Bersih Rp16,1 Triliun hingga Kuartal III 2026, Naik 6,6 Persen

6 hari lalu

Kinerja Positif, Pendapatan MSIN Tembus Rp2 Triliun di Semester I 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal