Bos Garuda Beberkan Perkembangan Restrukturisasi Utang

Aditya Pratama
Garuda Indonesia berusaha mempercepat proses restrukturisasi utang. (Foto: Okezone)

Di tengah proses itu, Garuda akan mengoptimalkan pendapatan dari penerbangan layanan kargo di masa penerapan PPKM. Menurut Irfan, layanan kargo internasional Garuda Indonesia masih tinggi terutama ke negara China.

"Seperti diketahui kita akan sangat fokus ke kargo dan prospeknya sangat baik, kita terus-menerus menyaksikan peningkatan jumlah kargo per penerbangan dan alhamdulillah beberapa penerbangan internasional kita baik itu ke negara China atau negara-negara lain saat ini diisi cukup banyak oleh kargo dengan jumlah yang sangat fenomenal," tuturnya.

Dia menambahkan, untuk tipe pesawat besar, Garuda Indonesia mampu mengangkut lebih dari 25 ton kargo setiap penerbangan. Oleh karena itu, dia memastikan layanan penerbangan kargo akan dioptimalkan.

"Dan kita terus monitor dari waktu ke waktu, saya secara pribadi ingin memastikan bahwa semua rute-rute yang kita terbangkan itu rute-rute yang profitable dan profitability itu akan berbasis dari kargo saat ini karena kita tentu saja belum bisa mengharapkan isian penumpang yang maksimal," ucapnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Bisnis
1 hari lalu

PTPP Fokus Restrukturisasi dan Penguatan Bisnis Konstruksi Sebelum Merger

Bisnis
2 hari lalu

MNC Bank Catatkan Kinerja Tangguh di 2025: Laba Bersih Tumbuh hingga Fundamental Semakin Kokoh

Bisnis
7 hari lalu

MNC Digital Entertainment Bukukan Laba Bersih Rp985 Miliar Sepanjang 2025, Melesat 140 Persen

Bisnis
13 hari lalu

MNC Kapital Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp277,9 Miliar Sepanjang 2025, Melonjak 130,1 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal