BPH Migas Percepat Revisi Perpres Nomor 191, Berpotensi Hemat Subsidi BBM Hingga Rp23,5 Triliun

Dovana Hasiana
Logo BPH Migas. Foto: Ist

JAKARTA, iNews.id - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) berupaya mempercepat revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014  tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak (BBM). Revisi Perpres tersebut diharapkan segera selesai dan diterapkan tahun ini. 

Anggota Komite BPH Migas, Abdul Halim, mengatakan jika revisi Perppu Nomor 191 Tahun 2014 diterapkan, maka hal itu berpotensi menghemat subsidi BBM hingga Rp23,5 triliun.

“Kita bisa menghemat Rp18,8 triliun hingga Rp23,5 triliun untuk JBKP Pertalite, sementara untuk Jenis BBM Tertentu (JBT) Solar sebesar Rp6 triliun hingga Rp7 triliun,” ujar Abdul, dalam diskusi publik Indef, Selasa (14/2/2023).  

Menurut dia, revisi Perpres Nomor 191 Tahun 2014 perlu dilakukan karena belum adanya aturan komprehensif yang mengatur jenis pengguna dari subsidi jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite. Hal ini yang menyebabkan subsidi BBM tidak tepat sasaran dan lebih banyak digunakan oleh masyarakat mampu. 

Abdul mengklaim terdapat dua skenario yang direvisi oleh pihaknya. Pertama, pengguna dari subsidi JBT Solar adalah kendaraan perorangan dengan plat hitam yang masuk ke kategori pikap (pickup) 4 roda yang digunakan untuk mengangkut penumpang dan barang yang menyangkut kebutuhan pokok, kecuali jenis kabin ganda (double cabin). 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Buletin
10 jam lalu

Prabowo Ingatkan Bahlil soal Stok BBM RI: Aman tapi Jangan Santai-santai!

Nasional
18 jam lalu

Harga BBM Pertamina 9 April 2026 di Seluruh Indonesia dari Pertalite hingga Pertamax

Nasional
2 hari lalu

Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Arahan Pak Presiden

Nasional
2 hari lalu

Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, DPR: Gunakan Secara Bijak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal