BPS Ungkap Penyebab Ekonomi RI Cuma Tumbuh 4,95 Persen di Kuartal III 2024

Anggie Ariesta
Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti (Foto: screenshot)

Secara komponen, maka konsumsi yang melambat lebih dalam terjadi pada perumahan dan perlengkapan rumah tangga, transportasi komunikasi, restoran dan hotel.

Amalia mengakui pertumbuhan konsumsi rumah tangga mengalami perlambatan secara tahunan tetapi meski melambat masih tumbuh. Nilai nominal harga berlakunya sebesar Rp2.993 triliun. Adapun pada kuartal III 2023 hanya Rp2.787 triliun.

"Jadi secara level nilai harga berlaku, konsumsi rumah tangga relatif tinggi dibanding kuartal III 2023 karena masih tumbuh," ucap Amalia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cadangan Devisa RI Naik Tipis jadi 145,6 Miliar Dolar AS pada Juni 2026

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah, Dekati Level Rp18.000 per Dolar AS

57 tahun lalu

Kontribusi Ekonomi Jakarta ke PDB Nasional Naik Jadi 16,67 Persen, Pramono: Fondasi Semakin Kuat

57 tahun lalu

Purbaya Jamin Fundamental Ekonomi Kokoh: Indonesia Tidak Sedang Menuju Krisis!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal