Bulog dan Badan Pangan Nasional Pastikan Impor Tak Ganggu Beras Petani

Advenia Elisabeth
Dirut Perum Bulog Budi Waseso, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, dan Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi saat meninjau kedatangan beras impor di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (16/12/2022). (Foto: Dok. Perum Bulog)

Senada, Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi menuturkan, impor beras ini bukan keinginan Bulog, melainkan hasil keputusan dua kali Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) dalam rangka penambahan stok cadangan beras pemerintah guna menjaga stabilitas harga di pasaran.

"Jika diperlukan beras impor ini akan digelontorkan dalam rangka menghadapi Natal dan Tahun Baru sehingga tidak ada gejolak harga" ucap Arief.

Pengiriman beras impor sengaja tidak didatangkan ke satu titik pelabuhan, melainkan ke 14 titik di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini guna meminimalisir adanya penumpukan beras di satu daerah. 

Adapun 14 titik pelabuhan di Indonesia yaitu Pelabuhan Malahayati dan Lhokseumawe (Aceh), Belawan (Medan), Dumai (Riau), Teluk Bayur (Padang), Boom Baru (Palembang), Panjang (Lampung), Tanjung Priok (Jakarta), Merak (Banten), Tanjung Perak (Surabaya), Tenau (Kupang), kemudian sisanya akan direalisasikan tahun depan sampai dengan sebelum panen raya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
15 hari lalu

Bapanas Temukan Minyakita Dijual di Atas HET, Satgas Pangan Turun Tangan

Nasional
18 hari lalu

Bulog Gelontorkan 1 Juta Liter Minyakita di Jakarta dan Banten selama Ramadan 2026

Nasional
1 bulan lalu

Serapan Beras Naik 700 Persen di Awal 2026, Pemerintah Buka Peluang Ekspor

Nasional
2 bulan lalu

Mentan Jamin Stok Beras di Wilayah Terdampak Bencana Sumatra Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal