Bulog Ditugaskan Impor 2 Juta Ton Beras, Buwas: Lihat Situasi

Suparjo Ramalan
Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso (Buwas).(Foto: MPI/Raka Dwi Novianto)

JAKARTA, iNews.id - Perum Bulog menerima penugasan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk mengimpor 2 juta ton beras sepanjang 2023. Meski begitu jumlah tersebut tidak serta merta harus direalisasikan seluruhnya. 

Direktur Utama Bulog, Budi Waseso alias Buwas, mengatakan siap melaksanakan penugasan yang diberikan pemerintah. Hanya saja, untuk merealisasikan impor 2 juta ton beras harus didasarkan pada pasokan beras dalam negeri. 

"Belum, ini kan baru dapat penugasan dari Bapanas, 2 juta ton, itu kan belum, karena kan kita lihat situasinya dong, perlu atau tidak," ujar Buwas usau rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR RI, Senin (27/3/2023). 

Saat ini Bulog baru menjajaki beberap negara sebagai mitra strategis untuk mendatangkan komoditas dasar itu. impor pun akan dilakukan secara bertahap. 

Pada tahap pertama, BUMN pangan ini harus mendatangkan 500.000 ton beras, akan diperuntuhkan bagu keperluan program bantuan sosial (bansos). Namun, Buwas mengaku belum mengetahui kapan realisasi impor 500.000 ton dilakukan. Pasalnya, persiapan semisal rekomendasi teknis (rekomtek) pun belum diajukan. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

Mentan Ungkap Cadangan Beras Nyaris Sentuh 5 Juta Ton, Pasokan Aman hingga 11 Bulan

Nasional
6 hari lalu

Kemendag Berencana Naikkan Kuota DMO Minyak Goreng Imbas Kelangkaan Minyakita

Nasional
1 bulan lalu

Indonesia Surplus Beras 13 Persen, Buka Keran Ekspor ke Arab Saudi dan Papua Nugini

Nasional
2 bulan lalu

Bapanas Temukan Minyakita Dijual di Atas HET, Satgas Pangan Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal