Bulog Ditugaskan Impor 2 Juta Ton Beras, Buwas: Lihat Situasi

Suparjo Ramalan
Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso (Buwas).(Foto: MPI/Raka Dwi Novianto)

"Segera itu karena kalau ini kita penyerapannya tidak dapat, itu kan untuk bansos, iya itu. Ya belum tahu, kan bertahap, kan izinnya belum ada semua, belum kita buka harganya juga," ungkap Buwas.

Pada 24 Maret tahun ini, Bapans menerbitkan surat penugasan kepada Bulog untuk mengimpor 2 juta ton beras yang ditargetkan bisa terealisasi tahun ini. 

Penugasan ini merupakan kali kedua, setelah BUMN pangan itu mendatangkan 500.000 ton beras dari berbagai negara mitra sejak Desember 2022-Februari 2023.  

Berdasarkan surat penugasan Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi kepada Bulog, impor beras 2 juta ton bertujuan memenuhi kebutuhan cadangan beras pemerintah (CBP) 2023. 

"Kami menugaskan Perum Bulog untuk melaksanakan pengadaan cadangan beras pemerintah (CBP) dari luar negeri sebesar 2 juta ton sampai dengan akhir Desember 2023. Pengadaan 500.000 ton pertama dilaksanakan secepatnya," demikian bunyi surat penugasan tersebut. 

Bapanas yakin impor beras jilid II ini mampu memenuhi pasokan CBP, selain sebagian lainya berasal dari serapan besar domestik saat puncak panen raya 2023.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
25 hari lalu

Respons Mendag soal Beras Premium Langka di Ritel Modern, Minta Bulog Tambah Pasokan 

26 hari lalu

Mentan Amran Minta Bulog Perkuat Pasokan Beras Premium ke Ritel: Bila Perlu Kali Tiga, Beras Banyak

27 hari lalu

Mentan Amran Soroti Harga Beras Naik saat Stok Melimpah: Tak Ada Ruang bagi Mafia!

1 bulan lalu

Bantuan Beras Diperpanjang hingga Desember 2026, Bulog Jamin Stok Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal