BUMN Tunda IPO di 2024, Ini Alasannya

Suparjo Ramalan
Kementerian BUMN memastikan belum ada IPO perusahaan pelat merah dan anak usahanya sepanjang tahun ini. (Foto: Dok. iNews.id)

“Pencatatan (tahun depan) kita tunggu lah, bagaimana lah, kalau tahun depan kan dijawab lagi,” tuturnya.

Arya memastikan penundaan IPO tidak membuat BUMN kekurangan anggaran karena pemegang saham mengutamakan ekspansi bisnis perusahaan. 

Menurutnya, pendanaan perseroan negara tidak hanya melalui skema go public atau penjualan saham di BEI. BUMN, lanjut Arya, bisa memperoleh dana segar melalui joint venture (JV) hingga strategic partnership dengan investor strategis.

Sehingga, pihaknya juga ikut mempertimbangkan mana perusahaan yang dinilai layak untuk dikerjasamakan dengan investor. 

“Kita lihat kondisi perusahaan mana yang bisa, kan pendanaan itu kan beberapa pilihan bisa aja JV ya kan, nyari partner yang strategis bisa aja,” kata Arya. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

Kisah Sukses Mantan Penjual Plastik di China yang Kini Jadi Miliarder

4 hari lalu

92 Saham Keluar dari Papan Pemantauan Khusus BEI Mulai Hari Ini, Berikut Daftar Emitennya

8 hari lalu

BP BUMN Ungkap Danantara Selesaikan Setengah Masalah Perusahaan Negara, Ini Transformasinya

17 hari lalu

IPO Kilang Minyak Terbesar Afrika, Kekayaan Aliko Dangote Berpotensi Tembus Rp1.000 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal