BUMN Tunda IPO di 2024, Ini Alasannya

Suparjo Ramalan
Kementerian BUMN memastikan belum ada IPO perusahaan pelat merah dan anak usahanya sepanjang tahun ini. (Foto: Dok. iNews.id)

Arya memastikan penundaan IPO tidak membuat BUMN kekurangan anggaran karena pemegang saham mengutamakan ekspansi bisnis perusahaan. 

Menurutnya, pendanaan perseroan negara tidak hanya melalui skema go public atau penjualan saham di BEI. BUMN, lanjut Arya, bisa memperoleh dana segar melalui joint venture (JV) hingga strategic partnership dengan investor strategis.

Sehingga, pihaknya juga ikut mempertimbangkan mana perusahaan yang dinilai layak untuk dikerjasamakan dengan investor. 

“Kita lihat kondisi perusahaan mana yang bisa, kan pendanaan itu kan beberapa pilihan bisa aja JV ya kan, nyari partner yang strategis bisa aja,” kata Arya. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Bisnis
15 hari lalu

Bank Mandiri Cetak Laba Rp15,4 Triliun di Kuartal I 2026

Nasional
15 hari lalu

Bapanas Dorong Optimalisasi DMO Imbas Kenaikan Harga Minyak Goreng di 207 Kabupaten Kota

Nasional
27 hari lalu

Waspada! Lowongan Kerja KAI Palsu Beredar di TikTok, Begini Modusnya

Bisnis
28 hari lalu

MSIN Rombak Direksi dan Komisaris jelang IPO Luar Negeri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal