BUMN Tunda IPO di 2024, Ini Alasannya

Suparjo Ramalan
Kementerian BUMN memastikan belum ada IPO perusahaan pelat merah dan anak usahanya sepanjang tahun ini. (Foto: Dok. iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan belum ada pencatatan saham perdana atau initial public offering (IPO) perusahaan pelat merah dan anak usahanya sepanjang tahun ini. Hal ini disebabkan oleh kondisi pasar modal di Tanah Air. 

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga menuturkan, kondisi pasar modal di dalam negeri sepanjang tahun ini tidak memungkinkan BUMN dan anak usahanya untuk melantai ke Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dia mencontohkan, PT Pertamina Hulu Energi (PHE) yang menunda rencana IPO sejak akhir 2023 lalu. Padahal, dalam rencana awal pemegang saham, pencatatan saham perdana PHE bisa dilaksanakan pada tahun lalu. 

“Ya, market-nya, kayak hulu-nya Pertamina kan market-nya kurang baik. Jadi kita ngapain paksa,” ujar Arya saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (30/1/2024). 

Terkait sentimen pemilihan umum (Pemilu), Arya enggan menanggapi. Meski begitu, dia menilai IPO BUMN bisa saja mulai direncanakan tahun depan, dengan pertimbangan yang lebih matang. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kemenag soal Wakaf Saham Masjid Istiqlal Masuk Bursa Efek: Bukan IPO

3 hari lalu

Danantara Siapkan IPO 4 BUMN Besar, Kajian Ditargetkan Rampung dalam 12 Bulan

4 hari lalu

Prabowo Perintahkan Perampingan BUMN, Minta Pertamina hingga PLN Pangkas Anak Cucu Perusahaan

7 hari lalu

Kemenkeu Ambil Alih Utang Kereta Cepat Whoosh, Purbaya Pastikan Tak Bebani APBN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal