Buruh Tolak Subsidi Minyak Goreng Curah, Kenapa?

Advenia Elisabeth
Buruh tolak subsidi minyak goreng curah, kenapa?. (foto: Azhfar Muhammad/MPI)

Selain tidak sehat, minyak goreng curah juga bisa dioplos atau dicampur dengan minyak lain. 

"Minyak goreng curah itu mudah dioplos. Bisa dioplos dari minyak jelantah yang dibeningkan. Minyak jelantah itu kan berbahaya. Bisa membunuh karena lemak jenuh itu," tuturnya. 

Minyak goreng curah berbeda dengan minyak goreng kemasan karena ada informasi perlindungan konsumennya, ada masa berlaku, kandungan lemaknya, dan sebagainya. Selain itu, minyak goreng kemasan juga tidak bisa dioplos. 

"Bagaimana negara bisa mengontrol itu. Kalau minyak goreng kemasan, melindungi konsumen. Ada kandungan lemaknya. Ada masa berlakunya dan minyak goreng kemasan selain melindungi konsumen, juga tidak bisa dioplos karena kalau di oplos pasti rugi," tuturnya. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
2 hari lalu

Harga Pangan Hari Ini 14 September 2026: Cabai Keriting hingga Minyak Goreng Curah Naik

13 hari lalu

Pramono bakal Evaluasi Tarif LRT Jakarta usai Flat Rp5.000: agar Subsidi Tak Terlalu Berlebihan

26 hari lalu

Purbaya Ungkap Rencana Pembatasan Pertalite, Warga Desil 10 Jadi Sasaran

28 hari lalu

Pemerintah Siapkan Rp272,9 Triliun untuk Subsidi BBM hingga Elpiji 3 Kg di 2027, Ini Rinciannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal