Buruh Tolak Subsidi Minyak Goreng Curah, Kenapa?

Advenia Elisabeth
Buruh tolak subsidi minyak goreng curah, kenapa?. (foto: Azhfar Muhammad/MPI)

Selain tidak sehat, minyak goreng curah juga bisa dioplos atau dicampur dengan minyak lain. 

"Minyak goreng curah itu mudah dioplos. Bisa dioplos dari minyak jelantah yang dibeningkan. Minyak jelantah itu kan berbahaya. Bisa membunuh karena lemak jenuh itu," tuturnya. 

Minyak goreng curah berbeda dengan minyak goreng kemasan karena ada informasi perlindungan konsumennya, ada masa berlaku, kandungan lemaknya, dan sebagainya. Selain itu, minyak goreng kemasan juga tidak bisa dioplos. 

"Bagaimana negara bisa mengontrol itu. Kalau minyak goreng kemasan, melindungi konsumen. Ada kandungan lemaknya. Ada masa berlakunya dan minyak goreng kemasan selain melindungi konsumen, juga tidak bisa dioplos karena kalau di oplos pasti rugi," tuturnya. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Megapolitan
10 hari lalu

Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Naik usai 3 Bulan, Berkisar Rp10.000-Rp15.000

Nasional
12 hari lalu

Purbaya Ungkap Belum Ada Rencana Naikkan Harga BBM Subsidi usai Minyak Dunia Melonjak

Nasional
13 hari lalu

Breaking News: Kejagung Geledah Kantor hingga Rumah Komisioner Ombudsman

Nasional
17 hari lalu

Update Harga Pangan 5 Maret 2026: Cabai Rawit-Telur Ayam Naik, Minyak Goreng Turun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal