CEO Saudi Aramco Prediksi Pasar Minyak Dunia Makin Ketat Imbas Ketegangan di Laut Merah 

Aditya Pratama
CEO Saudi Aramco, Amin H Nasser memperkirakan pasar minyak global akan mengetat imbas ketegangan yang tengah terjadi di Laut Merah. (Foto: Reuters)

Sementara, pengiriman minyak Aramco dapat melewati selat Bab al-Mandab dekat Yaman, tempat Houthi melancarkan serangan, melalui pipa yang menghubungkan fasilitas minyak timur dengan pantai barat dan memberikan akses lebih cepat ke Terusan Suez.

Nasser menyebut, beberapa produk minyak mungkin harus berlayar di sekitar Afrika. Dia pun mengaku tidak memperkirakan Houthi akan menyerang fasilitas Aramco lagi sebagai hasil perundingan damai antara Arab Saudi dan Yaman.

Dia mengatakan, permintaan minyak dunia mencapai 104 juta barel per hari (bph) pada tahun 2024. Angka ini tumbuh sekitar 1,5 juta barel per hari setelah tumbuh sebesar 2,6 juta barel per hari pada tahun 2023.

"Pertumbuhan permintaan, dikombinasikan dengan rendahnya stok akan membantu memperketat pasar lebih lanjut," tuturnya.

Nasser menuturkan, stok global telah menyusut ke level terendah rata-rata lima tahun setelah konsumen menghabiskan cadangan minyak di dalam dan luar negeri sebesar 400 juta barel selama dua tahun terakhir.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bela Iran, Kelompok Houthi Akan Tembak Kapal Israel yang Lintasi Laut Merah

57 tahun lalu

Harga Minyak Mentah Melonjak usai Trump Tolak Proposal Damai Iran

57 tahun lalu

Mengejutkan! Uni Emirat Arab Keluar dari Organisasi Pengekspor Minyak OPEC

57 tahun lalu

Dari Blokade Selat Hormuz hingga Ancaman Tutup Laut Merah, Konflik AS-Iran Masuk Babak Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal