Didiek melanjutkan, KAI akan tetap mendukung Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sejumlah proyek dan pengadaan kereta. Namun, harus ada relaksasi harga yang diberikan agar bisa kompetitif dengan produk asing.
Pemerintah menilai, jika ekonomi domestik ingin bergairah, TKDN dan substitusi impor memang harus ditingkatkan. Tak ketinggalan pemerintah juga tengah menggairahkan kembali mendorong sektor pariwisata.
Namun, bila kewajiban TKDN ini semakin besar, produk dalam negeri justru semakin tidak kompetitif. "Jadi kalau ada TKDN di atas 25 persen, maka harga domestik bisa lebih mahal 25 persen dibandingkan dgn harga asing. Kami sepakat," jelas Didiek.