Antoine Arnault dan Natalia Vodianova, menantu orang terkaya ke-2 di dunia. Foto: IG Natalia Vodianova
Dinar Fitra Maghiszha

PARIS, iNews.id - Natalia Vodianova adalah supermodel Rusia, pengusaha, filantropis, dan istri dari Antoine Arnault, yang merupakan putra orang terkaya kedua di dunia, Bernard Arnault

Sebelum sukses menjadi model sekaligus pengusaha yang dijuluki Supernova, masa kecil Vodianova sangat memilukan. Perempuan kelahiran 28 Februari 1982 itu mengalami kehidupan sangat miskin pada saat kanak-kanak.  

Dia yang dibesarkan di Nizhny Novgorod, Rusia, membantu ibunya menjual buah pada usia 11 tahun untuk memberi makan dua saudara tirinya, Kristina dan Oksana. Ayah kandung Vodianova meninggalkannya ketika dia masih balita, begitu juga dengan ayah tirinya. Akhirnya keluarganya terpaksa bertahan hidup sambil membesarkan Oksana, yang menderita cerebal palsy dan autisme parah.

Pada saat itu, biasanya di Rusia anak-anak berkebutuhan khusus dimasukkan ke dalam institusi, tetapi ibunya menolak. Sebagai gantinya, untuk menjaga keluarga tetap bersama, dia mengambil pekerjaan jadi tukang bersih-bersih dan mengelola kios buah, meninggalkan Vodianova untuk mengurus rumah dan menjaga Oksana. 

Di sekolah, dia distigmatisasi karena memiliki saudara perempuan berkebutuhan khusus, dan diintimidasi oleh teman-teman sekelasnya. Bahkan, mereka juga dibenci oleh tetangga. 

"Kami tidak memiliki apa pun di masa kecil, termasuk belas kasih dari orang lain karena saudara perempuan saya. Orang-orang benci menjadi tetangga kami," katanya.

Dia menuturkan, tidak mendapatkan dukungan apa pun. Ibunya juga memilih untuk merawat anaknya yang berkebutuhan khusus tersebut. 

"Tidak ada dukungan di sekitar kami untuk kebutuhan khusus dan ibu saya menolak untuk menempatkan Oksana di sebuah institusi, jadi kami tidak dapat memberikan apa yang dia butuhkan," tuturnya. 

Kemudian, pada usia 15 tahun, Vodianova menjual buah sendiri untuk membantu ibunya melunasi utang-utangnya. Pada usia tersebut, kekasihnya meyakinkannya untuk mengikuti panggilan casting menjadi seorang model setelah seseorang memotretnya dan fotonya berhasil menarik perhatian seorang model Rusia, Alexey Vasiliev yang juga menemukan gadis Bond Quantum of Solace, Olga Kurylenko.

Dan pada usia 17 tahun, akhirnya dia mendapatkan kontrak dengan agensi model. Setelah belajar bahasa Inggris selama tiga bulan, dia bekerja dengan agen internasional, Viva Models.

Dia terbang ke Paris, Prancis. Saat tiba di sana, dia langsung meminta agen barunya untuk membantu melunasi utang ibunya dengan uang muka 5.000 dolar AS. Sementara kariernya sebagai model, menurut Vodianova, merupakan jalannya mencapai kesuksesan.  

“Saya tidak begitu mengerti mengapa saya dipilih untuk pergi ke Paris,” kata Vodianova, dikutip dari Forbes. 

Namun dengan cepat, dia mendapat julukan Supernova. Dia bekerja dengan rumah mode besar, seperti Yves Saint Laurent, Gucci, dan Chanel, berjalan di catwalk, berpartisipasi dalam kampanye iklan, dan sering menghiasi cover majalah.

Kehidupan pribadinya juga mengalami peningkatan. Dia menikah dengan seorang bangsawan Inggris, Justin Portman, dan memiliki satu anak. Tak lama setelah itu, dia menandatangani kontrak jutaan dolar dengan Calvin Klein dan L'Oréal.

Namun dia kemudian bercerai pada 2011, dan mulai berkencan dengan Antoine Arnault, yang menjalankan dua perusahaan. Kedua perusahaan itu dimiliki oleh ayahnya, Bernard Arnault, CEO LVMH, yang merupakan orang terkaya kedua di dunia dengan kekayaan bersih mencapai 144 miliar dolar AS atau Rp2.090 triliun menurut real time billionaires Forbes. Vodianova dan Arnault menikah pada 2020 dan memiliki 2 orang anak.

Vodianova pernah berada di urutan ketiga dalam daftar model berpenghasilan tertinggi versi Forbes pada 2012, yang diperkirakan telah menghasilkan 8,6 juta dolar AS dalam setahun. Selain menjadi model, Vodianova juga aktif dalam kegiatan filantropis dan berkampanye atas nama anak-anak penyandang disabilitas. 

Dia juga merupakan duta besar untuk Dana Kependudukan Perserikatan Bangsa-Bangsa, duduk di dewan Olimpiade Khusus, dan merupakan investor di berbagai perusahaan startup teknologi, mulai dari E-gree, aplikasi yang dirancang untuk mendemokratisasi perjanjian hukum seperti perjanjian pranikah, hingga pelacak periode Flo dan Loóna, aplikasi yang dirancang untuk membantu pengguna tidur. 

"Kami selalu berupaya menciptakan dampak dan kami selalu bekerja dengan para pendiri yang tujuan akhirnya adalah menggunakan alat teknologi luar biasa yang sekarang tersedia dan untuk mengubah kehidupan orang-orang menjadi lebih baik," tuturnya, dikutip dari Harpers Bazaar. 

Sementara itu, sebagai salah satu model dengan bayaran tertinggi di dunia, pendapatan tahunannya diperkirakan bisa mencapai 7-10 juta dolar AS. Pada 2022, mengutip Wealthy Gorilla, kekayaan bersih Voidanova diperkirakan 50 juta dolar AS atau sekitar Rp720 miliar.


Editor : Jujuk Ernawati

BERITA TERKAIT