Cerita Pedagang Tanah Abang Jajal Jualan Online, Seminggu Cuma Laku 1

Iqbal Dwi Purnama
Syafril, pedagang pakaian di Pasar Tanah Abang. Foto: Iqbal Dwi Purnama

Kini Syafril harus berusaha keras untuk menutup tarif sewa kios meski pelanggan yang berbelanja di tokonya tak seramai sebelum pandemi Covid-19. Sebelum PPKM, dia bisa meraup omzet hingga Rp500.000 per hari.

"Boro-boro beli, yang lewat saja tidak ada. Sebelum PPKM itu Rp300.000 sampai Rp500.000 ada. Sekarang, sudah dua hari saya dagang, satu potong pun tidak ada yang laku," ucapnya.

Dia pun hanya berharap kepada pemerintah untuk memberikan bantuan kepada pedagang kecil supaya bisa tetap bertahan dengan berjualan secara konvensional di tengah pandemi Covid-19. Pasalnya, untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya pun sulit di tengah kondisi saat ini.

"Kita mau makan, enggak ada duit, kita gadai sama tetangga dulu, kita pinjam duit dulu, kita dapat makan yang penting, anak cucu makan, jangan sampai enggak makan," tuturnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Megapolitan
9 hari lalu

Pasar Tanah Abang Semrawut, Pemkot Jakpus Kerahkan 100 Personel Jaga Ketertiban

Megapolitan
11 hari lalu

Harga Bahan Pokok Melonjak saat Ramadan, Omzet Pedagang Anjlok

Nasional
16 hari lalu

Kereta Khusus Petani dan Pedagang Angkut 11.428 Penumpang, Permudah Angkut Komoditas

Nasional
16 hari lalu

Bulog Gelontorkan 1 Juta Liter Minyakita di Jakarta dan Banten selama Ramadan 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal