China Tawarkan Keringanan Utang ke Sri Lanka untuk Bantu Bailout IMF

Aditya Pratama
China Eximbank menyampaikan penawaran kepada Sri Lanka moratorium dua tahun atas utangnya. (Foto: Reuters)

Pada akhir tahun 2020, Sri Lanka berutang kepada China EximBank 2,83 miliar dolar AS atau 3,5 persen dari utang luar negeri negara itu, menurut data IMF. 

Secara total, Sri Lanka berutang kepada pemberi pinjaman China sebesar 7,4 miliar dolar AS, atau hampir seperlima dari utang luar negeri pada akhir tahun 2022.

"Bank akan mendukung Sri Lanka dalam aplikasi untuk Fasilitas Dana Perpanjangan IMF (EFF) untuk membantu meringankan tekanan likuiditas," tulis surat tersebut.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

Purbaya Siapkan Penerbitan Panda Bond Bulan Depan, Perkuat Pembiayaan hingga Stabilitas Rupiah

Nasional
11 jam lalu

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, RI Siap Terbitkan Panda Bond di China

Internasional
2 hari lalu

Pabrik Petasan Meledak Dahsyat Tewaskan 21 Orang, Warga Radius 3 Km Dievakuasi

Nasional
6 hari lalu

Viral Patungan APBN untuk Lunasi Utang, Kemenkeu: Berita Hoaks

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal