China Tawarkan Keringanan Utang ke Sri Lanka untuk Bantu Bailout IMF

Aditya Pratama
China Eximbank menyampaikan penawaran kepada Sri Lanka moratorium dua tahun atas utangnya. (Foto: Reuters)

"Anda tidak perlu membayar pokok dan bunga pinjaman bank selama periode yang disebutkan di atas," tulis surat penawaran China Eximbank dikutip, Rabu (25/1/2023).

Pada akhir tahun 2020, Sri Lanka berutang kepada China EximBank 2,83 miliar dolar AS atau 3,5 persen dari utang luar negeri negara itu, menurut data IMF. 

Secara total, Sri Lanka berutang kepada pemberi pinjaman China sebesar 7,4 miliar dolar AS, atau hampir seperlima dari utang luar negeri pada akhir tahun 2022.

"Bank akan mendukung Sri Lanka dalam aplikasi untuk Fasilitas Dana Perpanjangan IMF (EFF) untuk membantu meringankan tekanan likuiditas," tulis surat tersebut.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
6 jam lalu

Utang Pemerintah Tembus Rp10.293 Triliun, Purbaya: Masih di Bawah 60%

10 jam lalu

Bak Film Armageddon, Ilmuwan China Ingin Ledakkan Asteroid Gunakan Bom Nuklir

3 hari lalu

Badai Dolphin Ngamuk Porak-porandakan China, 1 Juta Orang Lebih Dievakuasi

6 hari lalu

APBN Tanggung Utang Kopdes Merah Putih Rp240 Triliun, Purbaya: Cicilan Tak Akan Molor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal