Covid-19 Melonjak, Perusahaan di Jepang Didesak Terapkan WFH

Djairan
Menteri Perekonomian Jepang, Yasutoshi Nishimura. (Foto: AFP)

TOKYO, iNews.id - Pemerintah Jepang mendesak perusahaan menerapkan sistem bekerja dari rumah (work from home). Desakan tersebut disampaikan setelah terjadi lonjakan pada kasus Covid-19 di perkantoran.

Kasus positif di Negeri Sakura mencetak rekor dalam sepekan terakhir, sehingga memicu kekhawatiran ada gelombang kedua. Pada pekan lalu, kasus menyentuh rekor harian 366 kasus.

Pada Minggu (26/7/2020), terjadi 239 kasus Covid 19 baru. Kota Fukuoka melaporkan 90 kasus sementara peningkatan juga terlihat di Osaka.

Menteri Ekonomi Jepang, Yasutoshi Nishimura meminta pelaku usaha meningkatkan sistem WFH bagi karyawan.

"Pergerakan tenaga kerja sempat turun 70-80 persen, namun sekarang hanya turun sekitar 30 persen. Kami tidak ingin adanya gelombang kedua terjadi, jadi kami akan mencari cara agar bekerja jarak jauh dapat ditingkatkan," ujar Nishimura dikutip dari Reuters, Senin (27/7/2020).

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
1 hari lalu

Korban Tewas Banjir Jepang Jadi 9 Orang, Sebagian Terjebak di Mobil yang Tenggelam

3 hari lalu

Hujan Ekstrem Guyur Jepang, 8 Orang Tewas hingga Ribuan Penumpang Terjebak di Bandara

9 hari lalu

Tak Sebut Nama AS, PM Jepang Takaichi: Cukup Negara Kami yang Dibom Atom!

9 hari lalu

Gedung Bapenda DKI Terbakar, Pramono Instruksikan 1.000 ASN WFH

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal