Covid-19 Melonjak, Perusahaan di Jepang Didesak Terapkan WFH

Djairan
Menteri Perekonomian Jepang, Yasutoshi Nishimura. (Foto: AFP)

Dia meminta perusahaan-perusahaan untuk menghindari rapat, terutama rapat besar. Meskipun jumlah kasus serius corona masih relatif kecil, dia prihatin dengan peningkatan infeksi di kalangan penduduk usia 40-50 tahun.

Sejumlah ahli mengatakan, sistem WFH terbilang rendah di Jepang. Pasalnya, budaya kerja di negara tersebut masih banyak mengandalkan kertas dan minim teknologi.

Gubernur Tokyo Yuriko Koike sempat berencana membuka kembali sektor pariwisata. Dihujani kritik, Yuriko akhirnya membatalkan agenda tersebut dan meminta penduduk untuk tetap di rumah.

Sejauh ini, lebih dari 30.000 orang di Jepang telah terinfeksi Covid-19. Dari jumlah tersebut, dan 1.000 orang meninggal dunia.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Harga BBM Tak Naik, Purbaya Jamin Defisit APBN Aman di Bawah 3 Persen

Megapolitan
5 jam lalu

Nakes hingga Damkar Pemprov DKI Tak Dapat WFH, Pramono: Tak Ada Ganti Hari

Nasional
6 jam lalu

Batal ke Eropa, Wisatawan RI Geser Liburan ke China dan Jepang imbas Konflik di Timur Tengah

Nasional
6 jam lalu

Pemerintah Minta Swasta Juga WFH 1 Hari Seminggu, Tak Boleh Potong Gaji dan Cuti

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal