Credit Suisse Diperkirakan Rugi Rp45 Triliun pada Tahun Ini Imbas Krisis Keuangan 

Anggie Ariesta
Lembaga pemeringkat Moody's Investors Service memperkirakan kerugian Credit Suisse membengkak menjadi Rp45,74 triliun pada akhir tahun (Foto: Reuters)

Bisnis Credit Suisse di Amerika Serolat yang berfokus pada produk terstruktur dan keuangan dengan leverage sebelumnya menghasilkan keuntungan besar karena suku bunga rendah, tetapi nasib itu kini telah berubah. 

"Sekarang jelas, suku bunga meningkat signifikan. Dan kondisi kredit tidak jinak lagi. Jenis model bisnis, yang dalam hal apapun diarahkan pada jenis produk hasil tinggi dan produk kompleks, bukanlah bisnis yang akan menghasilkan keuntungan besar," tuturnya.

Credit Suisse menderita kerugian miliaran tahun lalu, termasuk kerugian 5,5 miliar dolar AS dari default kantor keluarga AS Archegos Capital Management dan penutupan dana keuangan rantai pasokan senilai 10 miliar dolar AS terkait dengan pemodal Inggris yang runtuh, Greensill. Credit Suisse kini menghadapi rintangan besar untuk potensi penjualan aset. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
6 hari lalu

BI Kembali Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen, Deposit Facility Rate Naik Jadi 5 Persen

6 hari lalu

BI Diproyeksi Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen, Ini Alasannya

6 hari lalu

Pengumuman Suku Bunga BI bakal Lebih Cepat Hari Ini, Ada Apa?

22 hari lalu

IHSG Anjlok 6,96 Persen Sepanjang September 2026, Investor Asing Jual Saham Rp10,24 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal