Dana Pensiun BUMN Minus Rp9,8 Triliun, Erick Thohir: Bisa Meledak Seperti Bom Waktu

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN, Erick Thohir, seusai rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Jakarta, Senin (13/2/2023). (Foto: MPI/Suparjo Ramalan)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengatakan masalah dana pensiun BUMN seperti bom waktu yang dapat meledak dan menimbulkan kerusakan jika tidak ada intervensi. 

Hal itu, terutama berkaitan dengan dana pensiun BUMN yang tercatat mengalami minus atau defisit hingga Rp9,8 triliun per 2021. Bila tidak ada intervensi secara agresif, maka akan terjadi ledakan dari masalah dana pensiun BUMN dalam kurun waktu 1-2 tahun ke depan. 

"Ini bisa meledak 1 atau 2 tahun ke depan, kalau tak ada intervensi hari ini," ungkap Erick Thohir, saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, (12/2/2023).

Menurut dia, defisit dana pensiun sebesar Rp 9,8 triliun lantaran 65 persen BUMN tidak mengelolanya dengan baik dan transparan. Sementara, 35 persen lainnya masuk dalam daftar dana pensiun yang sehat. 

"Ini sangat besar yang terdiri dari mayoritas BUMN yang ada. Setidaknya, hanya 35 persen yang sehat, sisanya belum sehat (65 persen)," kata Erick Thohir. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jawaban Erick Thohir usai Dicari Prabowo karena Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026

57 tahun lalu

Erick Thohir Bongkar Jalan Panjang Indonesia Menuju Piala Dunia 2030 dari Piala Presiden 2026

57 tahun lalu

Genap 120 Tahun, IMI Diminta Dorong Sport Tourism Indonesia Makin Kuat

57 tahun lalu

Indonesia Berpeluang Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Dua Stadion Disiapkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal