Data 279 Juta WNI Bocor, Pengamat: Diretas atau Dijual?

Suparjo Ramalan
Kantor BPJS Kesehatan

JAKARTA, iNews.id - Pengamat menilai hanya ada dua kemungkinan terjadinya kebocoran 279 juta data Warga Negara Indonesia (WNI) di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Dua kemungkinan itu adalah datanya diretas atau dijual. 

Menurut Koordinator Advokasi BPJS Watch, Timboel Siregar, kemungkinan pertama adalah 279 data WNI tersebut diretas oleh hacker untuk kepentingan bisnis. Sedangkan kemungkinan kedua adalah penjualan data terkait dengan upaya memperoleh keuntungan bagi oknum di internal BPJS Kesehatan

Meski begitu, Timboel menggarisbawahi kemungkinan pertama lebih dominan. Dugaan ini dibarengi oleh penilaian bahwa perangkat sejumlah aplikasi pelayanan BPJS Kesehatan belum mendapat proteksi atau perlindungan dari di sisi teknologi dan informasi (IT) pendukungnya. 

"Saya lebih lebih cenderung ke arah diretas, karena dari aplikasi-aplikasi yang dimiliki oleh BPJS Kesehatan ada banyak dan belum terproteksi dengan baik," ujar Timboel saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (24/5/2021). 

Tercatat, lembaga kesehatan pelat merah itu memiliki banyak aplikasi, misalnya aplikasi sistem informasi manajemen kepesertaan, aplikasi sistem informasi layanan publik, hingga aplikasi sistem informasi manajemen penjaminan pelayanan kesehatan.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Bisnis
5 tahun lalu

Data 279 Juta Peserta BPJS Kesehatan Bocor Bakal Berdampak ke Banyak Sektor

Nasional
19 hari lalu

Cara Daftar Pemutihan BPJS Kesehatan 2025 Lengkap Syaratnya, Jangan Terlewat!

Nasional
21 hari lalu

Pemutihan BPJS Kesehatan 2025: Cara, Syarat dan Jadwalnya

Nasional
22 hari lalu

Cara Daftar Pemutihan BPJS Kesehatan 2025 Terbaru Beserta Syaratnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal