Defisit Perdagangan AS Meningkat ke Level Tertinggi dalam 3 Tahun Terakhir

Jeanny Aipassa
Terminal peti kemas di Long Beach-Pelabuhan Los Angeles, Amerika Serikat. (Foto: Reuters)

Sedangkan ekspor barang anjlok 5,3 persen pada April 2023, tertinggi dalam 3 tahun, menjadi 167,1 miliar dolar AS. Angka tersebut merupakan level terendah sejak Februari 2022.

Ekspor terhambat oleh melambatnya permintaan global. Penurunan ekspor barang di bulan April dipicu oleh penurunan tajam ekspor bahan dan perlengkapan industri, sebagian besar minyak mentah dan bahan bakar minyak. Ekspor pasokan dan bahan industri, termasuk minyak bumi, merupakan yang terendah sejak November 2021.

Defisit perdagangan AS tersebut membuat Goldman Sachs menurunkan estimasi pelacakan pertumbuhan PDB AS pada kuartal II 2023 sebesar setengah poin persentase ke tingkat 1,7 persen.

Laporan Departemen Perdagangan AS tersebut, juga memicu tekanan pada perdagangan saham di Bursa Wall Street. Dolar AS juga tergelincir terhadap sejumlah mata uang dunia, dan harga treasury AS turun.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Kementerian PU Dapat Anggaran Rp118,5 Triliun di 2026, Fokus Perkuat Irigasi dan Konektivitas

Nasional
3 jam lalu

Breaking News: Ekonomi RI Tumbuh 5,11% di 2025

Nasional
6 jam lalu

BPS Rilis Data Ekonomi 2025 Hari Ini, Pertumbuhan Diproyeksi Hanya 5,05%

Nasional
2 hari lalu

Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Rp12,83 Triliun, Jaga Daya Beli Masyarakat selama Ramadan-Idulfitri 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal