Di Depan DPR, Bahlil Buka Suara soal Tudingan Minta Upeti Izin Tambang

Atikah Umiyani
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia jelaskan tudingan minta upeti untuk izin tambang (ist)

"Namun, agar tidak ada dusta di antara kita saya melaporkan ini ke Bareskrim. Dalam pandangan saya ini harus diungkap supaya jangan main-main," katanya.

Klik halaman selanjutnya untuk membaca>>>

Bahlil menuturkan, ada 2.078 IUP yang diusulkan dicabut. Dari jumlah itu, sebanyak 2.051 IUP dicabut, sementara 585 IUP dibatalkan pencabutannnya. Kemudian ada 33 IUP yang dihidupkan adalah tambang nikel.

"Jadi yang ditengarai adalah, konon cerita, dari berita media nasional tersebut, ada 33 IUP nikel yang diaktifkan ini adalah memberikan upeti, katanya. Tapi saya nggak yakin, memberikan upeti kepada orang-orang saya, dalam hal ini satgas. Jadi biar saja diproses, jadi kita akan memanggil 33 orang ini supaya kita uji, ini data yang benar yang mana karena kemarin saya sudah klarifikasi di media tersebut," katanya.

Bahlil bilang, proses hukum mengenai dugaan permainan IUP ini juga sudah berjalan. Ia pun berharap nama baiknya dan institusi bisa kembali baik.

"Sekarang proses hukumnya berjalan karena ini menyangkut nama baik saya juga dan institusi yang saya pimpin, Jadi saya harus buka ini secara fair agar tidak ada persepsi yang di luar dugaan yang aneh-aneh," ujar dia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bahlil Jamin Harga BBM Baru B50 untuk Kapal Nelayan Tetap Murah

57 tahun lalu

Prabowo Resmikan BBM Baru B50: Indonesia Negara Pertama yang Menerapkan

57 tahun lalu

Kelakar Bahlil usai Sapa KDM, Luthfi hingga Khofifah di Peluncuran B50: Koalisi Aman!

57 tahun lalu

Dede Yusuf Tak Setuju Nama Jabar Diganti Tatar Sunda: Belum Perlu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal