Di Forum G20, Sri Mulyani Peringatkan Dunia Hadapi Risiko Inflasi yang Bisa Lepas Kendali

Michelle Natalia
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (foto: dok. iNews.id)

Selain itu, ada risiko bahwa penetapan kebijakan makro-fiskal dalam perekonomian bisa jadi tidak cukup dalam menyeimbangkan dukungan kebijakan yang berkelanjutan di tengah keterbatasan ruang fiskal.  

Dia menjelaskan, kebijakan ekonomi makro domestik negara juga dapat menimbulkan dampak yang merugikan bagi ekonomi negara lain. 

"Pemulihan ekonomi yang berbeda mungkin memiliki implikasi yang signifikan, karena dapat menyebabkan kecepatan normalisasi kebijakan yang berbeda dan berpotensi menciptakan kondisi keuangan global yang lebih tegang," ujar Sri Mulyani.

Dalam kaitan ini, Menkeu menilai, koordinasi global, termasuk pembahasan exit strategy akan menjadi sangat penting. Untuk mencapai pemulihan yang lancar dan mencapai yang pertumbuhan kuat, berkelanjutan, seimbang, dan inklusif, ada juga kebutuhan mendesak untuk mengatasi masalah yang bisa menorehkan bekas luka ekonomi yang berkepanjangan.  

Dia menjelaskan, pandemi Covid-19 telah menyebabkan disrupsi ekonomi global yang mendalam, baik dari sisi penawaran maupun permintaan. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Nyaris Sentuh Rp16.900 per Dolar AS

Nasional
10 hari lalu

Disentil Trenggono di Medsos, Purbaya: Nanti Saya Ngomong Sama Pak Menteri

Nasional
15 hari lalu

Purbaya Rombak Besar-besaran Pejabat Pajak: Ada yang Kerjanya Belum Lurus

Nasional
15 hari lalu

Purbaya: Ekonomi Sudah Berbalik Arah, Pertumbuhan akan Lebih Cepat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal