Dibangun Food Estate, Kalteng Bakal Jadi Lumbung Pangan di Masa Depan

Aditya Pratama
Sawah. (Foto: ilustrasi/Ant)

"Pengembangan ini dilakukan di Kabupaten Kapuas seluas 20.000 Ha dan di Kabupaten Pulang Pisau seluas 10.000 Ha," kata dia.

Kuntoro memastikan, lahan food estate bukan membuka kembali lahan eks pengembangan lahan gambut melainkan mengoptimalkan pemanfaatan lahan existing eks PLG dan noneks PLG.

Lahan ini merupakan lahan rawa yang meliputi rawa pasang surut dan lebak dimana lahan itu mengandung dominan tanah mineral dibanding gambut. Gambut yang ada umumnya gambut dangkal-sedang (kurang dari 1 meter). Dengan pengelolaan modern pada lahan semacam ini, produktivitas padi pbisa mncapai 4-5 ton per Ha.

"Bagian selatan Pulang Pisau dan Kapuas umumnya lahan lahan pasang surut tipe A atau lahan yang selalu tergenang sehingga dengan water manajemen yg tepat lahan ini bisa dimanfaatkan optimal dan tidak mengganggu jadwal tanam," ucapnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
6 hari lalu

Kementan Targetkan Produksi Susu Nasional Naik Mulai 2027, Kejar Swasembada

6 hari lalu

Ekspor Telur dan Ayam Indonesia Meningkat, Kementan Bidik Pasar Baru

7 hari lalu

25 Merek Beras Fortifikasi Abal-Abal bakal Ditarik, Mentan: Cabut Izinnya dan Proses Hukum

7 hari lalu

90 Persen Beras Fortifikasi Dijual Tak Sesuai Syarat, Kerugian Konsumen Ditaksir Rp89 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal