Oman mencatatkan surplus anggaran mencapai Rp29,87 triliun didorong penjualan minyak dan gas alam yang meningkat. (Foto: Reuters)
Aditya Pratama

MUSKAT, iNews.id - Oman mencatatkan surplus anggaran mencapai 784 juta rial atau 2 miliar dolar AS (setara Rp29,87 triliun) pada semester I 2022. Torehan ini didorong penjualan minyak dan gas alam yang meningkat.

Mengutip Bloomberg, Senin (8/8/2022), pendapatan Oman naik lebih dari 54 persen menjadi sekitar 6,7 miliar rial, sementara total pengeluaran meningkat 8,6 persen menjadi 5,9 miliar rial, menurut data Kementerian Keuangan. 

Sementara, pendapatan minyak mentah mencapai 3,19 miliar rial, sedangkan perolehan dari gas sebesar 1,73 miliar rial.

Oman telah menerapkan serangkaian reformasi untuk menyeimbangkan anggaran dan menurunkan utangnya, termasuk pengenalan pajak pertambahan nilai tahun lalu. 

Oman berencana untuk menggunakan rezeki nomplok dari lonjakan harga minyak untuk memangkas utang publik dan meningkatkan pengeluaran untuk proyek-proyek tertentu.

Negara ini juga berencana untuk membeli kembali beberapa obligasi negara, membayar kembali pinjaman berbiaya tinggi dan menerbitkan sukuk lokal untuk diperdagangkan di bursa saham untuk memotong utangnya. 

Adapun lonjakan penjualan minyak ini terjadi di tengah invasi Rusia ke Ukraina yang telah mendorong minyak mentah di atas tingkat impas untuk hampir semua produsen Timur Tengah. Hal ini meningkatkan prospek surplus anggaran yang signifikan bahkan untuk ekonomi terlemah sekalipun jika harga tetap tinggi.


Editor : Aditya Pratama

BERITA TERKAIT