"Sebagai ganti kekhawatiran nasabah kami beri e-money buat bina hubungan baik dengan nasabah. Beri voucher online untuk obat sakit hati nasabah," kata dia.
Hery mengatakan, lebih banyak nasabah yang menerima e-money daripada voucher belanja. Setiap e-money yang dibagikan sudah memiliki saldo Rp100.000 di dalamnya.
"Voucher elektronik enggak terlalu banyak, paling e-money ya," ucapnya.
Sebagai informasi, dua pekan lalu, nasabah Bank Mandiri dikejutkan dengan saldo rekening yang berubah secara drastis. Perubahan tersebut bukan hanya saldo nasabah yang berkurang, namun ada nasabah lain yang saldonya bertambah.
Corporate Secretary Bank Mandiri, Rohan Hafas mengatakan, kondisi itu terjadi karena Bank Mandiri tengah melakukan pemeliharaan (maintenance) sistem teknologi informasi (IT). Pemeliharaan itu dilakukan untuk meningkatkan kualitas sistem.
"Dalam proses pemeliharaan dan peningkatan sistem IT tersebut, berdampak pada berubahnya nilai saldo sebagian nasabah," kata Rohan di Jakarta, Sabtu (20/7/2019).