Dilanda Krisis, Ghana Bakal Minta Bantuan IMF

Aditya Pratama
Presiden Ghana Nana Akufo-Addo. (Foto: AFP)

Obligasi negara berdenominasi dolar Ghana mengalami reli tajam dengan jatuh tempo pada 2027, melompat lebih dari 7 sen dolar untuk diperdagangkan pada level tertinggi sejak Mei.

Investor terbagi apakah mereka mengharapkan Ghana harus merestrukturisasi utangnya melalui proses Kerangka Kerja Umum Kelompok 20 ekonomi terkemuka sebagai syarat bantuan IMF.

"Ada batas kenaikan dalam hal pasar sekarang semakin bersemangat tentang program IMF, karena IMF akan memerlukan beberapa bentuk restrukturisasi utang," ujar manajer aset pasar berkembang Abrdn, Kevin Daly.

Sebelumnya, ratusan orang turun ke jalan di Accra minggu ini untuk memprotes inflasi yang meningkat dan kesengsaraan lainnya. Pertumbuhan melambat menjadi 3,3 persen tahun-ke-tahun pada kuartal pertama 2022 dan inflasi mencapai rekor 27,6 persen pada bulan Mei.

Bank sentral menaikkan suku bunga utamanya sebesar 200 basis poin menjadi 19 persen bulan lalu, kenaikan kedua tahun ini untuk menopang stabilitas makroekonomi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Makro
2 hari lalu

Inflasi Maret 2026 Sebesar 0,41% Didorong Harga BBM hingga Daging Sapi

Makro
2 hari lalu

BPS Catat Inflasi Maret 2026 Turun jadi 0,41% meski Puasa dan Lebaran

Nasional
5 hari lalu

Rapat Akhir Pekan, Prabowo Bahas Kebijakan Ekonomi dan Energi Bareng 15 Menteri

Nasional
18 hari lalu

Purbaya Buka Suara soal Rencana Defisit APBN Tembus 3 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal