Duh! Warisan Utang Jokowi Tembus Rp8.262 Triliun, Ekonom Nilai Tak Produktif

Puti Aini Yasmin
ilustrasi utang pemerintah (Freepik)

"Rasio utang pemerintah atas pendapatan negara meningkat pada era Jokowi. 2014 (168,27 persen), 2024 (315,81 persen). RAPBN 2025 meningkat lagi," ucap dia dikutip iNews.id, Senin (16/9/2024).

Akibatnya, saat ini rasio beban utang atas pendapatan negara meningkat. Bahkan, pembayaran utang menjadi belanja pemerintah pusat yang besarannya mencapai 19,50 persen.

"Pembayaran bunga utang merupakan jenis belanja pemerintah pusat yang terbesar saat ini (2024), mencapai 19,50 persen dari total belanja negara sebesar 14,62 persen dari pendapatan negara mencapai 17,80 persen dalam porsinya atas PDB, termasuk yang tertinggi di dunia. Semua rasio meningkat di Era Jokowi, melampaui rekomendasi IMF dan IDR," kata dia.

Tak cuma itu, Direktur Program Indef Eisha Maghfiruha Rachbini juga menyoroti risiko utang di pemerintahan Prabowo akibat warisan dari Jokowi. Untuk itu, ia menyarankan pemerintah mengendalikan utang di masa yang akan mendatang demi menjaga beban fiskal.

Apalagi, ia menilai dengan program-program berkelanjutan bisa mendorong peningkatan defisit. Hal itu bisa terjadi jika penerimaan pajak stagnan atau menurun.

"Terlebih dengan porsi pembayaran bunga utang yang besar pada komposisi belanja. Sementara porsi belanja modal semakin turun. Kualitas belanja APBN perlu memberikan dampak pada sektor produktif pada perekonomian, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi dan penerimaan negara," ucap Eisha.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
1 hari lalu

Putusan Sela Roy Suryo di Kasus Ijazah Jokowi Dibacakan 19 Oktober

1 hari lalu

Momen Prabowo Beri Hormat kepada SBY dan Jokowi di Upacara HUT ke-81 TNI

2 hari lalu

SBY hingga Jokowi Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI

5 hari lalu

Dokter Tifa bakal Laporkan Hakim Perkaranya ke KY hingga DPR, Merasa Dibatasi Tanya Saksi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal