Dukung Langkah Erick Thohir, Dahlan Iskan Sebut Banyak Perusahaan BUMN seperti Mayat Hidup 

Suparjo Ramalan
Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menyebut ada perseroan yang tidak layak disebut BUMN karena omzet dan skala usahanya terlalu kecil. (Foto: Antara) 

Dahlan menilai langkah Erick cukup realistis.  Di mana pembentukan holding lebih memungkinkan daripada membentuk super holding.  

"Kalau saya sih yang paling realistis adalah dibentuk holding, tidak mungkin super holding satu begitu. Ya realisasinya mungkin 18 atau 20 (Holding), maksimum 25 holding BUMN begitu, yang lain lain di grupin (dimasukkan) berdasarkan core busines atau kriteria tertentu. Yang terpenting adalah konsolidasi ini," ujar Dahlan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
12 jam lalu

PSSI Pusing Cari Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday November, Dua Agenda Timur Tengah Terancam Batal

3 hari lalu

Danantara Tutup 364 BUMN yang Merugi demi Bidik Laba Ratusan Triliun

3 hari lalu

Rampingkan Ribuan Entitas BUMN, Danantara Bidik Laba Bersih Rp360 Triliun

4 hari lalu

Indonesia Menggila di Asian Para Games 2026! Target 7 Emas, Pulang Bawa 15

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal