Dulu Miskin, Perempuan Ini Kini Pengusaha Properti Berharta Puluhan Triliun Rupiah

Aditya Pratama
Dulu miskin, perempuan ini kini jadi pengusaha properti berharta puluhan triliun rupiah. Foto: Forbes

Dia membutuhkan waktu sekitar lima tahun untuk menabung supaya bisa membeli tiket pesawat ke London dan kursus bahasa Inggris. Dia mendapatkan beasiswa ke universitas, kemudian meraih gelar master di bidang ekonomi di Universitas Cambridge dan mendapatkan pekerjaaan pertamanya di Goldman Sachs di New York. 

Zhang kemudian kembali ke Beijing, di mana dia bertemu suaminya. Kemudian, mereka memulai membangun Soho China.

"Ada kegembiraan dari orang-orang yang berbicara tentang bagaimana mengubah China, dan itu adalah waktu yang sangat bersemangat secara intelektual. Saya merasa negara ini benar-benar membuat transisi, dan saya ingin menjadi bagian dari itu," ucap Zhang. 

Sejak Zhang dan suaminya, Pan Shiyi membentuk Soho China pada 1995, perusahaan ini telah menjadi pengembang real estat komersial terbesar di China. Zhang dikenal sebagai perempuan yang membangun Beijing karena telah membentuk sebagian besar lanskap perkotaan modern negara itu.

Namun terlepas dari kesuksesan finansialnya, Zhang, yang mempraktikkan keyakinan Baha'i, menghindari jebakan kekayaan yang berlebihan, menyarankan putranya yang saat itu masih remaja untuk mencari pekerjaan di McDonald's atau KFC. 

"Tidak mudah menjadi putra saya karena kami sangat terkenal. Kami berusaha keras untuk memberi mereka kehidupan normal. Saya sangat ketat dengan mereka tentang uang. Saya tidak memberikan uang sampai mereka minta. Jadi mereka tidak pernah punya uang ekstra. Masih tidak bisa dibandingkan dengan bagaimana kami datang, dari mana kami berasal," tuturnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Kecam Serangan AS ke Venezuela, China: Tak Satu Negara pun Boleh Jadi Polisi Dunia!

Destinasi
3 hari lalu

Alasan Penduduk China Tak Mau Melahirkan, Biaya Hidup Anak Tembus Rp 1,2 Miliar

Internasional
3 hari lalu

Krisis Kelahiran, China Naikkan Pajak Kondom demi Jaga Populasi

Internasional
5 hari lalu

China Klaim Latihan Perang Kepung Taiwan Sukses, Gagalkan Upaya Separatisme

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal