Edhy Prabowo: Prioritas Pemerintah Budi Daya Lobster, Bukan Ekspor Benih

Antara
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (kiri) bersama peneliti lobster dari Universitas Tasmania (kanan). (Foto: Humas KKP)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyebut, prioritas utama pemerintah terkait kebijakan lobster adalah budi daya, bukan ekspor benih. Pengembangan tersebut menjadi salah satu syarat untuk mengekspor benih lobster.

Edhy mengatakan, ada berbagai persayaratan yang harus dipenuhi sebelum pelaku usaha diizinkan untuk mengekspor benih lobster.

"Prioritas pertama itu budi daya, kita ajak siapa saja, mau koperasi, korporasi, perorangan silahkan, yang penting ada aturannya. Pertama harus punya kemampuan budi daya. Jangan tergiur hanya karena ekspor mudah, untungnya banyak," katanya melalui keterangan tertulis, Sabtu (4/7/2020).

Menurut dia, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No 12/2020 justru mendorong kesejahteraan dan meningkatkan pengetahuan nelayan dalam berbudi daya lobster.

Dia menyebut, eksportir harus membeli benih lobster dari nelayan dengan harga di atas Rp5.000 per ekor. Harga itu lebih tinggi dibandingkan ketika masih berlaku aturan larangan pengambilan benih lobster.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
11 hari lalu

Ditpolairud Polda Metro Gagalkan Ekspor Ilegal Benih Lobster, Sita 25 Boks

2 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ribuan Benih Lobster Senilai Rp9 Miliar ke Singapura

2 tahun lalu

Detik-Detik Petugas Gabungan Kejar Penyelundup Benih Lobster di Perairan Bintan

2 tahun lalu

Polisi Gerebek Gudang Penampungan Benih Lobster Senilai Rp30 M di Lampung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal