Ekonom Nilai Pemerintah Prabowo Sulit Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Kenapa?

Puti Aini Yasmin
ilustrasi pertumbuhan ekonomi RI dinilai sulit tembus 8 persen (Foto: ist)

Merespons hal itu, Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Universitas Paramadina Handi Risza Idris menilai pemerintah perlu melakukan investasi untuk mendorong kapasitas produksi. Kemudian, melakukan perbaikan iklim investasi, meningkatkan kualitas SDM, hingga ramah investasi.

"Transparansi serta birokrasi bersih dan melayani merupakan upaya menurunkan angka ICOR (angka perbandingan ekonomi dengan investasi yang dibutuhkan) dan menarik Investasi," tutur dia.

Ketiga,  kata Handi, jika ingin ekonomi RI tumbuh 8 persen maka ICOR harus berada di angka 3-4, serta Indonesia membutuhkan investasi sebesar Rp13.528 triliun dalam 5 tahun ke depan.

"Peningkatan total factor productivity via peningkatan kualitas SDM, adopsi teknologi, inovasi, riset dan pengembangan merupakan syarat wajib pertumbuhan ekonomi berkelanjutan," kata Handi.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

War Room Deregulasi dan Reformasi Birokrasi

Buletin
8 jam lalu

Prabowo Sebut Rakyat Hanya Ingin Hidup Layak, Bukan Kaya Raya

Buletin
9 jam lalu

Paparkan KEM-PPKF 2027, Presiden Prabowo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,8% Hingga 6,5%

Nasional
1 hari lalu

Amunisi, Daya Tahan, dan Nyali: 3 Ujian di Balik Pertumbuhan 5,61%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal