Ekonom Sebut PPKM Darurat Belum Efektif, Sektor Retail Paling Terdampak!

azhfar muhammad
Ekonom sekaligus Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Mohammad Faisal.

JAKARTA, iNews.id - Ekonom sekaligus Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Mohammad Faisal, mengatakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat belum efektif menekan lonjakan kasus Covi-19. Terkait dengan itu, pemerintah seharusnya melakukan evaluasi mengenai kelemahan dan implementasi PPKM Darurat agar tidak semakin banyak sektor yang terdampak.

“Kedepan  harusnya pemerintah harus melakukan evaluasi dari PPKM ini, diperbaiki kelemahan dari implementasi untuk menahan laju pandemi, kalau tidak diperbaiki akan ada dua kerugian. Ya rugi  dari ekonomi dan juga rugi kesehatan. semakin banyak sektor yang terdampak,” kata Faisal, saat dihubungi MNC News Portal Indonesia, Sabtu (17/07/2021). 

Menurut Faisal, selama beberapa bulan terkahir, pemberlakuan PPKM baik mikro maupun darurat telah membuat pelaku ekonomi mengalami penurunan pendapatan. 

“Dalam satu bulan ini, saya rasa pelaku ekonomi sudah mengalami kontraksi, menurun terus. Belum lagi sektor retail ini permintaannya untuk barang dan jasa semakin menurun dan ini  bisa dikatakan pertumbuhan ekonomi secara signifikan,” papar Faisal. 

Menurut dika, jika PPKM berjalan seperti seblumnya dan tidak memberikan hasil yang efektif dalam menekan kasus Covid-19, hal itu alan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di kuartal III 2021, bahkan akan tumbuh negatif jika situasi tak terkendali.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Rupiah Sepekan Anjlok 0,58 Persen, Nyaris Sentuh Rp16.900 per Dolar AS

Nasional
10 hari lalu

Prabowo Tegaskan Neoliberal Tak Cocok di RI: Pertumbuhan Harus Disertai Pemerataan

Nasional
13 hari lalu

Purbaya soal Defisit APBN Melebar: Saya Bisa Buat 0 Persen, tapi Ekonomi Morat-marit

Nasional
14 hari lalu

Purbaya Lapor APBN 2025 Defisit Rp695 Triliun, Dekati Batas Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal