Elon Musk Ancam Batalkan Kesepakatan Akuisisi Twitter, Kenapa?

Aditya Pratama
Elon Musk memperingatkan Twitter Inc bahwa dia mungkin akan membatalkan kesepakatan senilai 44 miliar dolar AS untuk akuisisi jika gagal berikan data akun spam. (Foto: Reuters)

Twitter menanggapi bahwa pihaknya berencana untuk menegakkan penyelesaian kesepakatan dengan persyaratan yang disepakati. "Twitter telah dan akan terus bekerja sama berbagi informasi dengan Musk untuk menyelesaikan transaksi sesuai dengan ketentuan perjanjian merger," tulis keterangan Twitter dalam sebuah pernyataan.

Peneliti independen telah memproyeksikan bahwa 9 persen hingga 15 persen dari jutaan profil Twitter mungkin adalah bot.

Dalam suratnya, Musk mengatakan dia membutuhkan data untuk melakukan analisisnya sendiri terhadap pengguna Twitter karena dia tidak percaya pada metodologi pengujian yang longgar dari perusahaan. Twitter telah mengatakan bahwa mereka mendukung proyeksinya dan tidak dapat memberikan informasi kepemilikan tentang cara memproduksinya.

"Dia mencoba untuk menjauh dari kesepakatan Twitter, ini adalah kesempatan pertama," ucap analis Wedbush, Dan Ives.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Makro
18 hari lalu

BI Dinilai Perlu Tahan Suku Bunga di 4,75 Persen, Ini Alasannya

Bisnis
18 hari lalu

Makin Tajir, Kekayaan Elon Musk Kini Tembus Rp11 Kuadriliun

Bisnis
25 hari lalu

Deretan Orang Terkaya di Dunia Desember 2025, Elon Musk Masih di Puncak

Internasional
29 hari lalu

Perusahaan Elon Musk SpaceX Masuk Klub Raksasa Militer Dunia: Era Baru Perang Antariksa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal