Elon Musk Ancam Batalkan Kesepakatan Akuisisi Twitter, Kenapa?

Aditya Pratama
Elon Musk memperingatkan Twitter Inc bahwa dia mungkin akan membatalkan kesepakatan senilai 44 miliar dolar AS untuk akuisisi jika gagal berikan data akun spam. (Foto: Reuters)

Twitter menanggapi bahwa pihaknya berencana untuk menegakkan penyelesaian kesepakatan dengan persyaratan yang disepakati. "Twitter telah dan akan terus bekerja sama berbagi informasi dengan Musk untuk menyelesaikan transaksi sesuai dengan ketentuan perjanjian merger," tulis keterangan Twitter dalam sebuah pernyataan.

Peneliti independen telah memproyeksikan bahwa 9 persen hingga 15 persen dari jutaan profil Twitter mungkin adalah bot.

Dalam suratnya, Musk mengatakan dia membutuhkan data untuk melakukan analisisnya sendiri terhadap pengguna Twitter karena dia tidak percaya pada metodologi pengujian yang longgar dari perusahaan. Twitter telah mengatakan bahwa mereka mendukung proyeksinya dan tidak dapat memberikan informasi kepemilikan tentang cara memproduksinya.

"Dia mencoba untuk menjauh dari kesepakatan Twitter, ini adalah kesempatan pertama," ucap analis Wedbush, Dan Ives.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
5 hari lalu

6 Orang Terkaya di Dunia Kehilangan Rp2.326 Triliun dalam Sehari, Ini Penyebabnya

8 hari lalu

El Nino Berpotensi Ganggu Pasokan Pangan, BI Waspadai Kenaikan Harga Beras hingga Cabai

8 hari lalu

BI Kembali Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen, Deposit Facility Rate Naik Jadi 5 Persen

8 hari lalu

Elon Musk Terima Kompensasi Rp2.853 Triliun dari Tesla, Setara 2,5 Juta Kali Gaji Karyawannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal