Elon Musk Bubarkan Dewan Direksi Twitter, 25 Persen Staf Bakal Dipecat

Jeanny Aipassa
Kepala Eksekutif Twitter, Elon Musk. (Foto: Reuters)

The Washington Post melaporkan, selain membubarkan Dewan Direksi Twitter, Elon Musk juga sedang membahas kemungkinan memecat 25 persen staf perusahaan. 

Elon Musk telah bergerak cepat untuk menempatkan posisinya sebagai pemimpin tertinggi Twitter. Reformasi yang dia pikirkan termasuk perubahan cara Twitter memverifikasi akun, serta pemutusan hubungan kerja (PHK) staf untuk perampingan organisasi.

Dengan demikian, Elon Musk resmi menjadi pemimpin tiga perusahaan besar AS berbasis teknologi, yakni Tesla, SpaceX dan Twitter. tesla adalah perusahaan mobil listrik, sedangkan SpaceX adalah perusahaan pembuat roket luar angkasa. 

Elon Musk telah mengubah detail profilnya di Twitter menjadi "Chief Twit" setelah transaksi pengambilalihan selesai. Dia juga berperan sebagai "Operator Hotline Pengaduan Twitter" yang menerima dan menanggapi keluhan pengguna. 

Pada Selasa (1/11/2022), Elon Musk mengatakan akan membersihkan akun Twitter yang tidak aktif lebih dari setahun. Hal itu merupakan tanggapan Musk atas pertanyaan pengguna Twitter. Selain itu, kebijakan centang biru Twitter akan diubah. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Said Iqbal Ungkap Ribuan Pekerja di Jabar hingga Jatim Terancam PHK, Ada Apa?

57 tahun lalu

Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX

57 tahun lalu

Korban PHK Bisa Dapat Uang Tunai 60 Persen Gaji Selama 6 Bulan, Ini Syaratnya

57 tahun lalu

Sosok Elon Musk, Triliuner Pertama di Dunia Berkat IPO SpaceX

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal