Erick Thohir Beberkan 3 Cara Kendalikan Bisnis BUMN di Tengah Perubahan Masif

Iqbal Dwi Purnama
Menteri BUMN, Erick Thohir. (Foto: dok iNews)

"Kalau dahulu kita bicara jalan tol, listrik masuk desa, hari ini kita bicara WiFi masuk desa, cloud, data center fiber optik," sambungnya.

Kedua, masalah leadership dan standar operasional prosedur (SOP). Menurut Erick, hal ini menjadi cukup penting, sebab saat ini bukan lagi eranya bekerja sendiri, namun memerlukan kolaborasi atau team work.

"Kalau BUMN hanya tergantung pada seorang Erick Thohir, tidak mungkin kita bisa membenahi BUMN yang tadinya jumlahnya 108 sekarang dikecilkan menjadi 41. Yang tadinya labanya hanya Rp13 triliun, sekarang labanya Rp126 tirliun," ucap Erick.

Ketiga, penetapan bottom line. Hal ini penting untuk menjadi tolok ukur sebuah perusahaan harus diperkuat, jangan sampai usaha yang dilakukan justru malah mendapatkan dampak kerugian.

"Nah tiga ini bisnis model, pembentukan tim dan SOP, dan untuk menerapkan target yang transparan, dan profesional itu menjadi transformasi yang kita lakukan," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Erick Thohir Bongkar Jalan Panjang Indonesia Menuju Piala Dunia 2030 dari Piala Presiden 2026

57 tahun lalu

Daya Saing Digital di Indonesia Naik, Perusahaan Terus Bertransformasi 

57 tahun lalu

Pemulihan Pascabencana di Sumbar-Sumut Dikebut, Fokus Normalisasi Sungai dan Perkuatan Tebing

57 tahun lalu

Danantara Resmi Merger 4 Perusahaan Aset Manajemen, Jadi yang Terbesar di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal