Sementara, di bidang infrastruktur muncul dua opsi berupa merger dan pembentukan holding baru. Namun demikian, opsi itu masih berupa isu karena belum ada kesepakatan di internal pemerintah.
Adapun BUMN Karya atau Infrastruktur terdiri dari PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, PT Brantas Abipraya (Persero), PT Hutama Karya (Persero), PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.
Lalu, PT Jasa Marga (Persero), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, dan Perum Perumnas.