Erick Thohir Sebut Merger Angkasa Pura I dan II Butuh Waktu 3 Bulan

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN Erick Thohir menyebut, proses penggabungan atau merger AP I dan AP II butuh waktu selama tiga bulan. (Foto: Istimewa)

Selain efisiensi bisnis, Erick menuturkan, merger ini juga akan memperkuat infrastruktur industri bandara. Dengan langkah ini bandara di Indonesia bisa naik kelas di level global.

Menurutnya, Indonesia harus menyesuaikan bisnis bandaranya. Selain bisa bersaing dengan Bandara Changi di Singapura, beberapa bandara di Indonesia juga over capacity atau kelebihan kapasitas. 

Bandara yang dipandang sudah over capacity adalah Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Selain itu, potensi kelebihan kapasitas juga terjadi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. 

“Singapura terminal terbarunya wow. Kita harus mulai adaptasi bangun bandara berskala internasional. Di Jakarta setelah Covid udah over capacity,” ucap Erick. 

“Bali juga sudah mulai over capacity. Apalagi kita lihat Mandalika, Labuan Bajo jadi potensi, jadi mau gak mau harus kita terus tingkatkan karena ini sebagai income ke depan,” katanya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Genap 120 Tahun, IMI Diminta Dorong Sport Tourism Indonesia Makin Kuat

57 tahun lalu

Indonesia Berpeluang Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Dua Stadion Disiapkan

57 tahun lalu

Pilot Pesawat AMA yang Dibakar di Bandara Ipdeheik Papua Dilaporkan Tewas

57 tahun lalu

Kongres PSSI 2026 Digelar Saat Timnas Indonesia Vs Vietnam, Erick Thohir Siapkan Agenda Spesial

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal