Erick Thohir Sebut Penimbun Obat Tidak Berakhlak

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN erick Thohir sebut penimbun obat tidak berakhlak.

Misalnya, BUMN bersama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan pembangunan Wisma Atlet, rumah sakit (RS) modular. Selain itu, memberikan obat-obatan gratis, tabung oksigen hingga diskon listrik. 

"Ya, kita harus lihat, kalau PLN itu kemarin membagi atau mensupport listrik gratis. Ada juga sekarang sudah perbaikan diskon listrik. Belum lagi ada di Tim Telkom kita yang memberikan pulsa gratis dan mendukung program Menteri Pendidikan," ujar Erick.

Meski demikian, dia mengaku, masih ada tantangan lain yang dihadapi perusahaan negara saat ini. Tantangan tersebut adalah realokasi corporate social responsibility atau tanggung jawab sosial perusahaan. 

"BUMN selalu dikaitkan dengan CSR-nya. Nah, CSR kita sekarang harus tepat, ya tentu CSR yang tadinya berbagai macam, A, B, C, D, F, G dan lainnya, sekarang kita fokus di tiga hal, satu kesehatan, kedua pendidikan, ketiga yang namanya tentu kehijauan. Jadi membantu lingkungan hidup karena ini menjadi pokok terpenting juga. Nah, kita harus refocusing ke sini," tutur Erick. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
3 hari lalu

BP BUMN Ungkap Danantara Selesaikan Setengah Masalah Perusahaan Negara, Ini Transformasinya

3 hari lalu

Target 4 Emas Indonesia Mulai Terancam di Asian Games 2026, Kemenpora Evaluasi Cabor

5 hari lalu

Erick Thohir Beri Pesan Khusus untuk 430 Atlet Indonesia di Asian Games 2026: Fokus dan Berjuang Sampai Akhir

13 hari lalu

Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Diarak di CFD Jakarta, Warga Antusias Saksikan Piala Bergengsi Asia Tenggara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal