ESDM Minta Vale Indonesia Tentukan Harga Divestasi Saham Sebelum Desember 2024

Atikah Umiyani
Menteri ESDM Arifin Tasrif meminta PT Vale Indonesia Tbk untuk segera menentukan harga 11 persen saham yang harus didivestasikan kepada pemerintah. (Foto: Atikah Umiyani/MPI)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif meminta PT Vale Indonesia Tbk untuk segera menentukan harga 11 persen saham yang harus didivestasikan kepada pemerintah. Hal ini merupakan syarat untuk memperpanjang izin operasi setelah kontraknya habis pada Desember 2025.

Perlu diketahuim hingga saat ini, emiten dengan kode saham INCO itu belum juga mengajukan penawaran harga divestasi saham. Arifin menyebut, jika Vale tidak juga menyampaikan harganya atau merampungkan divestasi saham, maka pemerintah akan mencabut izin operasi perusahaan tersebut.

"Dia belum menyampaikan (harga) karena prosesnya masih berlangsung. Nah dia itu kan punya deadline Desember 2025 jadi dan kalau satu tahun dari 2025, Desember 2024 otomatis stop, terlambat pengajuannya," ujar Arifin di Kementerian ESDM, Jakarta, dikutip, Sabtu (17/6/2023).

Dia menambahkan, pemerintah meminta kepastian soal harga saham Vale, mengingat sudah ada beberapa rencana investasi yang signifikan terutama menuju industri kendaraan listrik.

"Kita minta kepastian sekarang, dan dia juga butuh kepastian karena sekarang ini sudah ada rencana-rencana investasi yang signifikan menuju motor listrik antara lain kerja sama dengan Ford, Volkswagen, Huayou untuk pembangunan smelter High Pressure Acid Leaching (HPAL), kemudian antara Vale dengan Baowu Steel Group dan Shandong Xinhai Technology untuk membuat stainless steel, Huayou juga akan membangun Indonesai Pomala Industrial Park (IPIP)," katanya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
16 hari lalu

Prabowo Perintahkan Menteri ESDM Naikkan Cadangan BBM dari 21 Hari Jadi 3 Bulan

Nasional
29 hari lalu

Bahlil soal RI Borong Migas AS Rp253 Triliun: Tak Tambah Volume Impor

Nasional
1 bulan lalu

Bahlil Buka Tender 110 Blok Migas Baru, Prioritaskan Digarap Pengusaha Daerah

Nasional
2 bulan lalu

Antam-Huayou Bentuk Konsorsium Ekosistem Baterai Kendaraan Listrik Senilai Rp100 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal