Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Indonesia Masih Bergantung ke Impor Energi, MPR Dorong Revisi UU Migas hingga EBT
Advertisement . Scroll to see content

ESDM: Porsi EBT di Bauran Energi Naik Jadi 15,75 Persen, Tambahan Terbesar dari PLTA

Kamis, 08 Januari 2026 - 14:11:00 WIB
ESDM: Porsi EBT di Bauran Energi Naik Jadi 15,75 Persen, Tambahan Terbesar dari PLTA
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Foto: Iqbal Dwi Purnama)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat peningkatan porsi energi baru dan terbarukan (EBT) dalam bauran energi nasional sepanjang 2025. Porsi EBT mencapai 15,75 persen, naik 1,1 persen dibandingkan tahun lalu sebesar 14,65 persen.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menuturkan, kenaikan bauran EBT didorong oleh penambahan kapasitas pembangkit energi terbarukan yang signifikan sepanjang 2025. Hingga Desember 2025, total kapasitas terpasang EBT mencapai 15.630 megawatt (MW), dengan tambahan kapasitas terbesar dalam lima tahun terakhir.

"EBT kita di 2024 itu 14,65 persen, kemudian di tahun 2025 itu 15,75 persen. Jadi ada penambahan EBT sebesar 1,1 persen," kata Bahlil dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Dari sisi jenis pembangkit, kontribusi terbesar kenaikan bauran EBT berasal dari pembangkit listrik tenaga air (PLTA) sebesar 7.587 MW, disusul panas bumi 2.744 MW, dan bioenergi 3.148 MW. 

Sementara itu, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya tercatat 1.494 MW, angin 152 MW, sampah 36 MW, gasifikasi batubara 450 MW, serta kategori lain sebesar 18 MW.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut