ESDM Sebut Integrasi Teknologi Co-generation pada PLTP 230 MW Dongkrak Energi Bersih RI

Atikah Umiyani
Kementerian ESDM menyebut integrasi teknologi co-generation pada proyek PLTP dengan kapasitas 230 MW memungkinkan panas buangan menjadi energi listrik tambahan. (Foto: Ilustrasi/Okezone)

Sementara itu, panas yang masih tersisa dalam fluida sekunder dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti pemanasan ruangan atau proses industri. Dengan demikian, co-generation pada PLTP binary cycle memungkinkan pemanfaatan energi panas bumi secara lebih efisien dan menghasilkan listrik serta panas secara simultan.

Guna mewujudkan proyek ini, PGE dan PLN telah melakukan berbagai persiapan, seperti penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Joint Development Agreement (JDA). Selain itu, proyek-proyek ini juga akan dimasukkan dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2024-2033.

"Kami optimis proyek ini akan memberikan kontribusi terhadap peningkatan bauran energi dan perlu masuk sebagai list project RUPTL 2024-2033," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

RDMP Balikpapan Siap Diresmikan Bulan Ini, Mulai Produksi April 2026

Nasional
3 hari lalu

ESDM Tambah Kuota Impor BBM SPBU Swasta, Segini Besarannya

Nasional
7 hari lalu

Hore! Pemerintah Tak Naikkan Tarif Listrik di Awal Tahun 2026

Nasional
8 hari lalu

Polri Tetapkan 2 Eks Pejabat Kementerian ESDM Jadi Tersangka Korupsi Proyek Penerangan Jalan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal