Menurutnya, dalam gelaran kali ini Indonesia tidak hanya berpartisipasi sebagai anggota tapi juga tuan rumah. Dia berharap jika prangko Indonesia bisa dikenal dan dikoleksi banyak orang sehingga nilainya juga makin meningkat.
"Harapannya juga melalui eksebisi ini, kegiatan filateli itu dikenal oleh masyarakat. Terutama anak-anak muda yang sudah jauh tidak paham mengenai prangko," katanya.
Endy pun menilai antusiasme terhadap acara ini selalu tinggi. Bahkan pada tahun ini, jumlah peserta mengalami peningkatan dari acara tahun sebelumnya.
"Dua tahun yang lalu kita adakan di sini juga. Jumlah pesertanya semakin meningkat, jumlah item collectables yang dipamerkan juga semakin banyak. Jadi semakin hari semakin meningkat. Itulah nilai yang kita coba capai untuk meningkatkan nilai filateli Indonesia di mata kolektor bukan Asia Pasifik saja, tapi seluruh dunia," ucapnya.
Optimisme dan semangat yang sama terhadap penyelenggaraan ini juga diungkapkan Direktur Bisnis Jasa Keuangan Pos Indonesia Haris. Dia mengaku acara ini juga menjadi bagian dari misi Pos dalam menyerukan prangko masih memiliki nilai positif, terutama bagi generasi muda.