Fokus Bayar Utang, Mahathir Batalkan 3 Mega Proyek China di Malaysia

Rahmat Fiansyah
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad. (Foto: AFP)

Sebelumnya, dia juga menyinggung soal kolonialisme baru yang tengah terjadi di negara-negara yang miskin sehingga sulit berkompetisi dengan negara-negara kaya dalam konteks perdagangan bebas.

Proyek paling besar yang dibatalkan, ECRL dikerjakan oleh China Communication Construction Company, perusahaan konstruksi terbesar di China. Adapun pembiayaannya ditanggung sepenuhnya oleh Export-Import Bank of China. Proyek ini ditaksir membutuhkan investasi hingga 20 miliar dolar AS.

Sementara dua proyek gas lainnya mencapai 2,32 miliar dolar AS. Departemen Keuangan Malaysia mengatakan, 88 persen pembiayaan kedua proyek tersebut sudah dibayar oleh kontraktor China meski progres pengerjaannya baru 13 persen. Dua proyek gas itu ada di Negeri Sabah dan satu lagi membentang dari Malaka hingga Kedah.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
23 jam lalu

Purbaya Siapkan Penerbitan Panda Bond Bulan Depan, Perkuat Pembiayaan hingga Stabilitas Rupiah

Nasional
1 hari lalu

Kurangi Ketergantungan Dolar AS, RI Siap Terbitkan Panda Bond di China

Internasional
2 hari lalu

Pabrik Petasan Meledak Dahsyat Tewaskan 21 Orang, Warga Radius 3 Km Dievakuasi

Internasional
3 hari lalu

Innalillahi, Anwar Ibrahim Berdukacita

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal