Fokus UMKM, Erick Thohir Minta BRI Beri Kredit ke Korporasi Maksimal 20 Persen

Suparjo Ramalan
Bank BRI. (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melarang PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memberikan kredit kepada korporasi hingga 40 persen. Emiten perbankan pelat merah itu hanya bisa memberikan kredit maksimal 20 persen saja. 

Itu karena BRI diarahkan untuk mengoptimalkan pelayanannya kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dengan begitu, nilai kredit yang ditetapkan Kementerian BUMN mencapai 80 persen. 

"BRI kita perkuat dengan Pegadaian dan PNM agar fokus di ultra mikro, di mana BRI kita ubah strategisnya tidak boleh pinjaman korporasi 40 persen, tapi harus 20 persen dan 80 persennya harus untuk UMKM," ujar Erick, Jumat (30/4/2021). 

Porsi kredit 80 persen diyakini bisa terealisasi melalui pendirian Holding Ultra Mikro. BRI sendiri digadang-gadang akan menjadi induk holding dengan keanggotaan PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). 

Kementerian BUMN telah menetapkan fokus bisnis dari masing-masing anggota Himbara. Misalnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk diarahkan untuk memperkuat bisnis untuk sektor korporasi atau wholesale. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
6 jam lalu

Shin Tae-yong dan Erick Thohir Berpelukan saat Kembali Bertemu, Begini Momennya

18 jam lalu

Tak Hanya Minyak Goreng, Sawit Ternyata Bisa Diolah Jadi Cokelat hingga Bahan Batik

20 jam lalu

Pendaftaran Ditutup, Lebih dari 4.000 Pelaku Usaha Mendaftar Pertamina UMK Academy 2026

13 hari lalu

PNM Siapkan Ekosistem Pembiayaan Mekaar Bunga Delapan Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal