Gaji Pegawai di El Savador Bakal Dibayar Pakai Bitcoin

Jeanny Aipassa
Javier Argueta (kiri), penasihat hukum Presiden El Savador, Nayib Bukele, memberi penjelasan tentang diberlakukannya Bitcoin sebagai mata uang resmi. (Foto: Istimewa)

Uji coba implementasi Bitcoin sebagai mata uang disambut dengan protes oleh kalangan usaha dan kelompok oposisi yang meminta penangguhan Undang-Undang yang disebut sebagai Hukum Bitcoin Bukele. 

Hasil jajak pendapat baru-baru ini menunjukkan bahwa 70 persen rakyat El Salvador ingin mencabut peraturan yang sangat kontroversial itu. Selain itu, 99 persen responden setuju jika pelaku usaha menerima Bitcoin secara sukarela atau tanpa unsur paksaan dari pemerintah. 

Namun Presiden El Savador, Nayib Bukele tak mundur dari keputusannya untuk memberlakukan Bitcoin sebagai mata uang negara itu. Nayib Bukele bahkan mengancam akan menjatuhkan sanksi bagi perusahaan atau pelaku usaha yang menolak transaksi dengan menggunakan Bitcoin. 

"Bisnis yang menolak melakukan transaksi dengan Bitcoin dan menggunakan dompet Chivo nasional akan menghadapi sanksi berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Konsumen," kata Javier Argueta, dalam wawancara dengan stasiun televisi lokal, Senin (6/9/2021).

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
5 jam lalu

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan Status Guru PPPK Paruh Waktu

4 hari lalu

HUT ke-81 RI, Pemerintah Imbau Pegawai Diberi Fleksibilitas Kerja pada 18 Agustus

13 hari lalu

Kejagung soal Sosok Febrio Adiono yang Bawa Sutrimo ke RS: Pegawai Kejaksaan, Bukan Jaksa

15 hari lalu

‎Purbaya Bantah Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp16 Juta per Bulan: Kegedean

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal