Gandeng Taiwan, Pertamina Bangun Pabrik Petrokimia Senilai Rp97 T

Koran SINDO
ilustrasi. (Foto: AFP)

Kerja sama ini, kata dia, dilakukan guna meningkatkan nilai tambah dari produk-produk turunan yang dihasilkan kilang Pertamina. “Kerja sama ini menjadi momentum untuk memperkuat bisnis petro kimia Pertamina,” kata Nicke.

Proyek ini diharapkan mulai beroperasi pada 2026 dengan skema joint venture antara Pertamina, CPC Taiwan, dan beberapa mitra hilir potensial lainnya.

Pabrik nafta crackerd iharapkan akan memproduksi paling sedikit 1 juta ton ethylene per tahun dan membangun unit hilir yang akan memproduksi produk turunan kilang lainnya untuk memenuhi kebutuhan industri di Indonesia. (Nanang Wijayanto)

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
11 jam lalu

Harga BBM Pertamina 13 Januari 2026 di Seluruh Indonesia Lengkap

Nasional
24 jam lalu

Bahlil di Hadapan Prabowo: Demi Merah Putih Jangankan Harta, Nyawa pun Kita Kasih

Nasional
1 hari lalu

Prabowo Resmikan Kilang Minyak Terbesar RI: Kita Tak Boleh Bergantung Energi dari Luar

Nasional
1 hari lalu

Harga BBM Pertamina 12 Januari 2026 dari Jenis Pertalite hingga Pertamax

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal