Gapki: Ekspor Minyak Sawit 2021 Bergantung Program Vaksinasi Covid-19

Ferdi Rantung
Ekspor minyak sawit pada 2021 bergantung pada program vaksinasi Covid-19. (Foto: Antara)

Dia juga memaparkan, meski pandemi Covid-19 belum berakhir, produksi minyak sawit Indonesia pada 2021 akan naik signifikan seiring pemeliharaan kebun yang lebih baik, cuaca yang mendukung dan harga yang menarik. Dengan begitu, diperkirakan produksi sawit mencapai 49 juta ton untuk crude palm oil (CPO) dan 4,65 juta ton untuk Palm Kernel Oil (PKO).

Dengan komitmen pemerintah untuk melanjutkan program B30, konsumsi biodiesel diperkirakan sebesar 9,2 juta kiloliter (kl) (Aprobi 2021) yang setara dengan 8 juta ton minyak sawit. Penggunaan sawit untuk oleokimia pada 2021 diperkirakan sekitar 2 juta ton untuk domestik dan sekitar 4,5 juta ton untuk ekspor (Apolin 2021).

"Kita proyeksi produksi akan naik walaupun tidak begitu besar. Tapi akan naik," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
19 hari lalu

Mentan Lepas Ekspor 545 Ton Produk Ayam Senilai Rp18,2 Miliar ke 3 Negara

Nasional
31 hari lalu

RI Siap Ekspor Ikan Patin ke Arab Saudi untuk Konsumsi Jemaah Haji

Nasional
2 bulan lalu

Ekspor RI Naik 6,15 Persen Sepanjang 2025, Industri Pengolahan Jadi Penopang

Nasional
2 bulan lalu

Tarif Ekspor Tongkol dan Tuna ke Jepang Resmi 0 Persen, Simak Syarat Pengajuannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal