Gelombang PHK Semakin Menghantui Para Karyawan, Ini Penyebabnya

Heri Purnomo
Ketua Bidang Perindustrian dan Perdagangan DPP Partai Perindo, Redi Nusantara. (Foto: tangkapan layar)

Kemudian, adanya pandemi yang menghatam seluruh dunia yang mengakibatkan sejumlah perusahaan mengalami kebangkrutan, sehingga perusahaan melakukan PHK terhadap karyawanya. 

Ketika pandemi mulai mereda, lanjutnya, dunia kembali digoncangkan dengan adanya oerang antara Ukraina dan Rusia yang menyebabkan berbagai kebutuhan oangan dan migas terganggu. 

"Dimana akibat perang tersebut akan berdampak terhadap kebutuhan pangan dan bahan bakar minyak. Akibatnya biaya meningkat. Karena kalau supplynya susah demainnya naik,  maka harga akan naik. Dengan begini, gelombang PHK kedepan cenderung lebih berbahaya,  dan itu resikonya," ujar Redi.

Dia menjelaskan-, perusahaan melakukan PHK terhadap karyawan sebagai langkah untuk menyelamatkan kondisi peeusahaan yang terdampak kondisi ekonomi.

"Kalo saya melihat, jika perusahaan sebesar itu berani mem phk karyawan,  dia sudah melihat bahwa dalam waktu jangka pendek, menegah dan panjang, perusahaan ini dalam kondisi menurun," tutur Redi.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
4 hari lalu

Presiden KSPI: Kenaikan Upah Minimum Bukan Penyebab Perusahaan Tutup dan PHK

5 hari lalu

5 Daerah dengan Jumlah PHK Terbanyak di RI per September 2026, Teratas Jabar

6 hari lalu

Legislator Perindo Dukung Transjakarta Laut, Dorong Kapal Tradisional Jadi Mitra

8 hari lalu

Partai Perindo Jakarta Kebut Rekrutmen Kader di HUT ke-12, Bidik 1 Fraksi DPRD

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal